Image default
Headline Komunitas

Gus Fahmi : Sekarang Pemimpin Jujur itu langka

Jombang, prestasijatim.com- Salah satu nama yang masih bertahan dalam bursa pilwali Surabaya 2020, Lia Istifhama atau yang dikenal dengan sebutan ning ceria, terlihat masih intens membangun silaturahmi.
Senin (28/10), aktivis NU tersebut menghadiri Haul Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari yang sekaligus peringatan Hari Sumpah Pemuda. Bertempat di Putat Surabaya, KH. Fahmi Amrullah atau yang dikenal Gus Fahmi, selaku pengasuh Pondok Pesantren Putri Tebu Ireng Jombang berlaku sebagai pemimpin istighosah yang sekaligus mengisi ceramah dalam forum tersebut.
“Subbanul yaum rijaalul ghod, pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Maka kader muda NU jangan kaget kalau ditunjuk sebagai pemimpin. Malah harus selalu siap sedia, jangan kaget kalau diserahi kepercayaan. Yang terpenting harus bisa memimpin, mulai dari rumah tangga, harus bener. Kalau wong NU, wong Islam tidak siap memimpin, maka pemerintahan akan dipimpin orang yang gak bener. Kepemimpinan itu dicari bukan karena ingin mencari kekuasaan lantas menggunakan cara-cara preman, tapi memang paham bahwa pemimpin itu amanah. Sekarang ini langka pemimpin yang jujur. Nah, semoga Ning Lia menjadi salah satu calon pemimpin masa datang yang jujur. Semoga termasuk salah satu yang langka tersebut,” jelas Gus Fahmi yang juga ketua Baguss Jatim.
Yusuf Hidayat, sekjen Baguss, mengamini pesan dan arahan dari Gus Fahmi.”Aamiin, kalau ning Lia saya kenal memang orangnya jujur, sederhana, opo onoe. Beliau ini sama karakternya dengan abahnya (Kh Masykur Hasyim, red.) Banyak kisah mengesankan semasa Kiai Masykur masih di dewan (Fraksi PPP), terkenal loman dan ngerti perjuangan anak buahnya atau kader dibawahnya. Dan ning Lia juga sama kayak gitu, bahkan yang saya tahu, ning Lia ini memang pekerja, bukan njalukan duit untuk kepentingannya sendiri”.
Lia pun terlihat mengapresiasi acara yang berlangsung guyub di kediaman Anshori l sahe, salah satu pengurus Baguss, tersebut.”Alhamdulillah, petuah seperti ini menjadikan tempaan bahwa kita semua harus siap jika sewaktu-waktu mendapat suatu amanah. Prinsip utama adalah tidak boleh tinggi hati dan tidak kemaruk”, ujar ibu dua anak yang baru saja dilantik sebagai perempuan tani Jatim tersebut.

Related posts

Mau ke New York, Desainer Jatim Dijamu Konjen AS

Wawan Sipro

STTAL Juara Umum LKCT dan LKTI dalam Rangka HUT TNI Ke-75

Wawan Sipro

Jelang Pembukaan Pendaftaran, Taruna AAL Sosialisasi dan Jaring Minat Siswa SMA

Wawan Sipro

Leave a Comment