Image default
Pendidikan

Mahasiswa Ubaya Surabaya Pertahankan Juara Olimpiade Matematika dan IPA

Surabaya, prestasijatim.com – Tiga mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) kembali berhasil menangkan kompetisi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Perguruan Tinggi Se-Indonesia silam. Ubaya menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang membawa pulang medali emas.

ONMIPA merupakan kompetisi individual yang diikuti oleh 64 peserta dari Universitas se-Indonesia. Bidang ilmu yang dilombakan yaitu Matematika, Kimia, Fisika, dan Biologi. Ubaya memborong tiga medali pada bidang Kimia dan Biologi. Kevin Jayaatmaja, mahasiswa Jurusan Teknik Kimia berhasil menyabet medali emas di bidang Kimia. Kemudian, Andika Prasetyo Santoso Jurusan Teknik Kimia Ubaya berhasil membawa pulang medali perak di bidang Kimia. Sedangkan Clairine Nathania jurusan Teknik Bioteknologi meraih medali perunggu di bidang Biologi.

“Saya merasa ini pencapaian luar biasa, mahasiswa Ubaya bisa bertanding dan juara dalam kompetisi tingkat nasional. Saya melihat potensi mahasiswa Ubaya itu besar dan mampu bersaing dengan unggul di Indonesia,” ungkap Dr. Hazrul Iswadi, S.Si., M.Si. selaku pembina sekaligus pembimbing tim ONMIPA Ubaya, Senin(13/5).

Proses persiapan kompetisi ONMIPA cukup panjang dimulai dari bulan November 2018 melalui PIMUS (Pekan Ilmiah Universitas Surabaya). Mahasiswa yang lolos seleksi dalam PIMUS dan memiliki potensi akan dibentuk tim sesuai dengan cabang ilmu kompetisi ONMIPA untuk mewakili Ubaya di tingkat LLDIKTI wilayah VII. Empat mahasiswa Ubaya yang berhasil maju ke tingkat Nasional diberikan latihan soal yang serupa dengan kompetisi di tingkat Nasional di bawah bimbingan dosen dan alumni Ubaya yang pernah menjuarai kompetisi ONMIPA.

“Kami persiapan sekitar dua minggu dengan pertemuan tiga sampai empat kali bimbingan. Saya berharap persiapan tahun depan untuk ONMIPA bisa dipersiapkan lebih awal dengan membentuk tim ONMIPA dan latihan yang lebih rutin sehingga makin banyak mahasiswa Ubaya yang bisa lolos ke tingkat Nasional serta membawa pulang medali lebih banyak,” jelas Kevin.

Setiap tahun Ubaya mempertahankan tradisi kemenangan medali emas. “ Tradisi membawa pulang medali emas ini sungguh luar biasa prestise. Faktor kemenangan Ubaya adalah mempersiapkan bibit mahasiswa yang berkompeten serta pernah mengikuti OSN di bangku SMA, sekaligus memberikan pembinaan yang baik agar mahasiswa siap dalam mengikuti kompetisi,” pungkas Hazrul. (wan/jnr)

Related posts

175 Lulusan STTAL Sosok Teknokrat yang Melek Teknologi Masa Depan

Wawan Sipro

RSUD Dr Soetomo-Unair Terbitkan Buku Prosedur Penanganan Kembar Siam

Wawan Sipro

Begini cara SMK YPM 2 Taman Sepanjang Sidoarjo Rangsang Siswanya berdisiplin

Wawan Sipro

1 comment

Leave a Comment