Image default
Indeks

Jadi Wisudawan S1 Terbaik di Wisuda ITS ke-119 dengan IPK 3,96

 

 

Surabaya, prestasijatim.com – Gilbert Widjojo, mahasiswa dari Departemen Kimia Fakultas Sains Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) akan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dari jenjang sarjana, gelaran upacara Wisuda ke-119 di Graha Sepuluh Nopember ITS, pada 16-17 Maret 2019.

Ia peraih indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi untuk jenjang sarjana, yakni dengan IPK sebesar 3,96 atau mendekati sempurna. Menariknya lagi, capaian tersebut diperolehnya hanya dalam masa studi selama tujuh semester saja atau 3,5 tahun. Pria yang murah senyum ini akan diwisuda pada hari Sabtu (16/3) besok.

Tak berhenti di situ, mahasiswa yang lahir pada 14 November 1996 ini selama berada di bangku kuliah juga telah memberikan sumbangsihnya kepada ITS lewat prestasi-prestasi yang telah direngkuhnya. Salah satunya lewat Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON-MIPA) bidang Kimia di tingkat perguruan tinggi nasional. Dari ajang ON-MIPA tersebut, mahasiswa asal Surabaya ini berhasil meraih berbagai penghargaan seperti, honorable mention pada 2016, bronze medal pada 2017, dan silver medal pada 2018.

“Keinginan untuk berprestasi sudah saya pegang sejak awal masuk kuliah, namun bukan berarti saya kemudian menghabiskan waktu untuk belajar saja. Saya hanya selalu mencoba manjadi pribadi yang mau berubah lebih baik ke depannya, karena itu kunci untuk mendapatkan hasil terbaik,” ungkap mahasiswa yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Kimia (Waka Himka) ITS ini, Jumat(15/3).

Oleh karena itu, bagi pemuda berkacamata ini menyelaraskan kehidupan akademik dan nonakademik sangatlah penting. Sebab keduanya berperan dalam proses perubahan dirinya menjadi lebih baik, sehingga bukan hal mustahil untuk menjalankan keduanya secara seimbang. Contoh penerapan kecil yang sering dilakukannya adalah saat waktunya kuliah atau belajar, ia harus memanfaatkan waktu itu untuk belajar saja. Karena pasti ada waktu senggang lainnya yang bisa digunakan untuk menyelesaikan urusan di luar akademik.

“Saat itu saya pernah tengah disibukkan dengan persiapan ON-MIPA, tapi di sisi lain ada tanggung jawab menjadi panitia Quick and Smart National Chemistry Challenge di departemen. Namun saya tetap mencoba menjalankannya seseimbang mungkin, dan puji Tuhan keduanya dapat berjalan lancar,” tutur bungsu dari tiga bersaudara yang fokus pada kimia katalis ini. (jnr/wan/ mad)

Related posts

Citilink Tambah Rute Surabaya-Penang

prestasijatim

Usung Arisitektur Vintage, Mama Noi Tawarkan Thai Food

prestasijatim

Stikes Hafshawaty Proolinggo Siap jadi Universitas

Wawan Sipro

Leave a Comment