Image default
Pemerintahan UKM

Ini Peluang UMKM di Rest Area Tol Trans Jawa

Madiun,prestasijatim.com- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno terus mendorong peran BUMN dalam memaksimalkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar jalan tol dengan memaksimalkan peran UMKM pada zona komersil di rest area tol Trans Jawa. Sehingga, secara jangka panjang perekonomian daerah setempat pun bisa bertumbuh berkat keberadaan jalan tol.

“Saya ingin pembangunan dan keberadaan jalan tol tidak hanya sebatas menghubungkan jalan dari satu daerah ke daerah lain. Tapi bagaimana dengan adanya jalan tol ini, ekonomi masyarakat sekitar menjadi semakin meningkat dan memberikan kesejahteraan bagi mereka. Sehingga multiplier effect dari pembangunan infrastruktur itu jelas dan nyata,” kata Rini saat meninjau rest area bersama Presiden Joko Widodo di KM 597 B, Madiun, Kamis (20/12/2018).

Di rest area tersebut, Presiden Jokowi dan Menteri Rini meninjau sejumlah kedai UMKM serta berinteraksi langsung dengan para pedagang. Kedai UMKM yang tersedia di rest area tersebut menjual beragam makanan khas Jawa Timur seperti Nasi Pecel, Roti Bluder, hingga aneka oleh-oleh khas Madiun lainnya.

Penampakan serupa juga terlihat di rest area KM 391 A Kendal. Di sana Presiden Jokowi dan Menteri Rini pun meninjau UMKM-UMKM yang menjual makanan khas daerah seperti Soto Kwali, Lodeh Jantung Pisang dan lain-lain.

Tinjauan ini merupakan rangkaian kegiatan Presiden Jokowi dalam rangka peresmian Jalan Tol Trans Jawa yang telah tersambung dari Merak sampai dengan Pasuruan. Dalam menyemarakan seremonial peresmian, Kementerian BUMN pun mengemas perjalanan ini dengan tajuk “Ekspedisi Trans Jawa : Jalan Bareng Yuk” yang juga diikuti oleh ratusan Millenials (pegawai muda) BUMN.

Rini menjelaskan, keberadaan UMKM di rest area jalan tol merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar ada tempat spesial bagi UMKM. “Geliat ekonomi masyarakat harus terus ditingkatkan. Kita konsepkan benar-benar soal zona UMKM di rest area ini, dimana kita sandingkan dengan Himbara dan program kami yang sudah berjalan yakni Rumah Kreatif BUMN,” ujar Rini.

Selain itu, BUMN pun didorong untuk terlibat dalam upaya pengembangan pelaku UMKM tersebut. Termasuk untuk meningkatkan daya saing produk-produk daerah. “BUMN bisa ikut memajukan potensi-potensi tersebut dengan berbagai upaya, baik lewat peningkatan pelayanan umum seperti listrik dan telekomunikasi, penyaluran kredit usaha oleh BUMN perbankan, hingga Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL),” tutur Rini

Seperti diketahui, pagi tadi ruas tol Nganjuk, Presiden Jokowi telah meresmikan Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri Segmen Wilangan-Kertosono, Jalan Tol Gempol-Pasuruan Segmen Pasuruan – Grati, Jalan Tol Jombang Mojokerto segmen Bandar – Mojokerto dan jalan tol Surabaya Gempol segmen relokasi Porong – Gempol. Kemudian pada sore hari, di Jembatan Kali Kuto, Presiden Jokowi juga meresmikan Jalan Tol Pemalang-Batang, Jalan Tol Batang-Semarang, dan Jalan Tol Semarang-Solo Segmen Salatiga-Kartasura. Dengan demikian, kini Jalan Tol Trans Jawa resmi beroperasi mulai dari Merak, Surabaya hingga Pasuruan. (wan/jpp/bumn)

Related posts

Ikuti Perkembangan Teknologi, STTAL Menyelenggarakan Kuliah Umum Nanoteknologi

Wawan Sipro

Sambut Hari Batik Nasional 2020, Ketua DJA II Berikan Mesin Jahit Dan Pimpin Pelatihan Membatik

Wawan Sipro

Perokok Aktif Anak Meningkat Selama Pandemi

Wawan Sipro

Leave a Comment